Definisi Dan Penyebab Kanker Rahim

1184 views

Kanker merupakan salah satu penyakít ganas yang dapat membunuh manusia. Faktor penyebabnya pun bisa melalui beberapa hal, seperti obat-obatan, makanan, pola hidup, dan sebagainya. Membiasakan pola hidup sehat adalah salah satu cara ampuh untuk menangkal datangnya berbagai penyakit di antaranya kanker rahim. Berikut penjelasan mengenai kanker rahim itu sendiri.

A. Definisi Kanker Rahimkanker serviks
Kanker rahim adalah tumor ganas pada endometrium (lapisan rahim). Kanker rahim biasanya terjadi setelah masa menopause dan paling sering menyerang wanita berusia 50—60 tahun. Kanker bisa menyebar (metastase)  seca ra lokal maupun ke berbagai bag ¡an tubuh (misalnya, kanalis servikalis, tuba falopli, ovarium, daerah di sekitar rahim, sistem getah bening, atau bagian tubuh Iainnya yang dilalui pembuluh darah).

B. Penyebab Kanker Rahim
Penyebab penyakit ini tidak diketahul dengan pasti, tetapi tampaknya penyakit ¡ni melibatkan peningkatan kadar estrogen. Salah satu fungsi estrogen yang normal adalah merangsang pembentukan lapisan epitel pada rahim. Sejumlah besar estrogen yang disuntikkan pada hewan percobaan di laboratorium menyebabkan hiperplasia endometrium dan kanker.

Wanita yang menderita kanker rahim memiliki faktor risiko tertentu. Faktor risiko adalah sesuatu yang menyebabkan bertambahnya kemungkinan seseorang untuk menderita suatu penyakit. Wanita yang memiliki  faktor risiko tidak selalu menderita kanker rahm. Sebalik nya, banyak penderita kanker rahim yang tidak memiliki faktor risiko. Terkadang, memang tidak dapat dijelaskan mengapa seorang wanita menderita kanker rahim, sedang kan wanita yang Iainnya tidak.

Berbagai penelitian menemukan beberapa factor risiko pada kanker rahim. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. usia (kanker uterus terutama menyerang wanita berusia 50 tahun ke atas);
  2. hiperplasia endometrium;
  3. terapi sulih hormon (TSH) yang diguna untuk  mengatasi gejala-gejala menopause, mencegah
  4. osteoporosis, dan mengurangí risiko penyakitjantung atau stroke. Wanita yang mengonsumsi estrogen tanpa progesteron, memiliki risiko Iebih tinggi.  Pemakaian estrogen dosis tinggi dan jangka panjang, tampaknya mempertinggj risiko ¡ni. Wanita yang mengonsumsa estrogen dan progesteron memiliki risiko Iebih rendah karena progesteron melindungi rahim;
  5. obesitas (tubuh membuat sebagian estrogen di dalam jaringan lemak sehingga wanita yang gemuk memiliki kadar estrogen Iebih tinggi. Tingginya kadar estrogen ¡nilah yang menjadi penyebab meníngkatnya risiko kanker rahim);
  6. diabetes (kencing manis);
  7. hipertensi (tekanan darah tínggi);
  8. Tamoksifen (wanita yang mengonsumsi tamoksifen  untuk mencegah atau mengobati kanker payudara memiliki risiko yang Iebih tinggi. Risiko ¡ni tampaknya berhubungan dengan efek tamoksifen yang menyerupal estrogen terhadap rahim. Keuntungan yang diperoleh dan tamoksifen Iebih besar daripada risiko terjadinya kanker lain. Tetapi, setiap wanita mcm berikan reaksi yang berlainan);
  9. ras (kanker rahim Iebih sering ditemukan pada wanita kulit putih);
  10. kanker kolorektal;
  11. menarke (men struasi pertama) sebelum usia 12 tahun;
  12. menopause setelah usia 52 tahun;
  13. tidak memiliki anak;
  14. kemandulan;
  15. penyakit ovarium polikista; dan
  16. polip endometrium.

Tags: #Kanker rahim #Penyakit kanker #penyebab kanker rahim